Isosorbide Dinitrate

Isosorbide Dinitrate

Bagikan :

Brand/Nama Lain

Cedocard, Cedocard Retard, Farsorbid, Isorbid, Isosorbide Dinitrate, Isonat, Monecto 20, dan Nosorbid.

 

Cara Kerja

Isosorbide dinitrate bekerja sebagai vasodilator dengan cara melepaskan oksida nitrat (NO) di dalam tubuh, yang kemudian menyebabkan relaksasi otot polos pembuluh darah. Pelebaran pembuluh darah vena dan arteri ini menurunkan beban awal (preload) dan beban akhir (afterload) jantung, sehingga kebutuhan oksigen miokard berkurang. Aliran darah ke jantung menjadi membaik dan gejala angina pektoris dapat dikurangi.

 

Indikasi

Isosorbide dinitrate diindikasikan untuk pencegahan dan pengobatan angina pektoris akibat penyakit jantung koroner karena kemampuannya menurunkan kebutuhan oksigen jantung dan memperbaiki aliran darah koroner.

Obat ini juga dapat digunakan sebagai terapi tambahan pada gagal jantung kongestif, terutama untuk mengurangi beban kerja jantung melalui efek vasodilatasi pembuluh darah.

 

Kontraindikasi

Isosorbide dinitrate dikontraindikasikan pada pasien dengan hipersensitivitas terhadap nitrat atau nitrit, serta pada kondisi hipotensi berat, syok kardiogenik, atau hipovolemia yang belum terkoreksi.

Obat ini juga tidak boleh digunakan bersamaan dengan inhibitor fosfodiesterase tipe-5 seperti sildenafil karena dapat menyebabkan penurunan tekanan darah yang berat dan berbahaya. Penggunaan obat ini harus dihindari pada pasien dengan peningkatan tekanan intrakranial atau anemia berat.

 

Efek Samping

Efek samping isosorbide dinitrate yang paling sering adalah sakit kepala akibat vasodilatasi pembuluh darah. Efek lain yang dapat terjadi meliputi pusing, flushing, hipotensi ortostatik, mual, dan lemas, terutama pada awal terapi atau saat dosis ditingkatkan.

Pada beberapa pasien, penggunaan dapat menyebabkan takikardia refleks dan jarang menimbulkan reaksi alergi.

 

Sediaan

Isosorbide dinitrate tersedia dalam beberapa sediaan obat untuk memenuhi kebutuhan terapi, antara lain tablet oral biasa dan tablet sublingual yang digunakan untuk meredakan serangan angina secara cepat. Selain itu, obat ini juga tersedia dalam bentuk tablet lepas lambat (extended release) untuk terapi pencegahan angina jangka panjang, sehingga memberikan efek yang lebih stabil dan berkepanjangan.

 

Dosis

Isosorbide dinitrate umumnya digunakan dengan dosis yang bervariasi tergantung bentuk sediaan dan kondisi pasien.

Untuk sediaan oral, dosis awal yang sering digunakan adalah 5–10 mg, diminum 2–3 kali sehari, dan dapat ditingkatkan secara bertahap sesuai respons klinis hingga dosis pemeliharaan, biasanya tidak melebihi 120 mg per hari.

 

Keamanan

Isosorbide dinitrate dalam klasifikasi lama FDA termasuk kategori kehamilan C, yang berarti studi pada hewan menunjukkan adanya risiko terhadap janin, namun belum tersedia studi terkontrol yang memadai pada manusia. Obat ini hanya boleh digunakan pada ibu hamil bila manfaat yang diharapkan lebih besar daripada potensi risikonya.

 

Interaksi Obat

Isosorbide dinitrate dapat berinteraksi dengan beberapa obat lain, terutama obat yang juga menurunkan tekanan darah. Interaksi yang paling berbahaya adalah dengan inhibitor fosfodiesterase tipe-5 seperti sildenafil, tadalafil, atau vardenafil, karena dapat menyebabkan hipotensi berat.

Penggunaan bersamaan dengan antihipertensi lain, vasodilator, atau konsumsi alkohol dapat meningkatkan efek penurunan tekanan darah.

 

Mau tahu informasi seputar obat-obatan lainnya? Cek di sini, ya!

Writer : dr. Alvidiani Agustina Damanik
Editor :
  • dr. Alvidiani Agustina Damanik
Last Updated : Kamis, 22 Januari 2026 | 14:45
article-banner